Partikel no

Partikel no dalam bahasa Jepang mirip fungsinya dengan ‘s (apostrove s) dalam bahasa Inggris. Namun memiliki makna lebih dari sekedar possessive. Lebih mudahnya silakan lihat contoh pemakaiannya berikut.

Sore wa boku no uchi desu. Itu rumahku 


Owari no nai yume. Mimpi yang tiada akhirnya.
(Note: mungkin ada yang punya pendapat lain untuk kalimat di atas: Owari ga nai yume. Saya tidak tahu , apakah pola seperti ini benar, hanya saja yang lebih sering saya dengar dan saya baca adalah owari no nai yume. Tapi mungkin akan berbeda jika letaknya di belakang kalimat seperti: Ano yume wa owari ga nai. (ini berdasarkan penyimpulan dari kalimat-kalimat yang pernah saya temukan)


Tanoshii nihongo no jikan desu. Fun Japanese language’s time. Terjemahan bebasnya adalah ‘saatnya menikmati bahasa jepang’


Kimi no tame ni, nani ga dekiru no kana… apakah diriku ini bisa melakukan sesuatu untukmu…
(ini sebenarnya lirik lagunya Ken Hirai)


Kaze no uta o utaeru made. Sampai (aku) bisa menyanyikan lagu angin.


Kono kokoro no naka ni kimi dake o daiteru yo. Di dalam hati ini, aku hanya memeluk dirimu.


Ee?! Itsu no ma ni? Heh?! Sejak kapan (kamu berdiri di situ…, misalnya)

Boku
aku
Uchi
rumah
Owari
akhir
Nai
tidak ada
Yume
mimpi
Tanoshii
menyenangkan
Nihongo
bahasa jepang
Jikan
waktu
Kimi
kamu
Tame
untuk
Nani
apa
Dekiru
bisa
Kaze
angin
Uta
lagu, nyanyian
Utau
menyanyi
Utaeru
bisa menyanyikan
Made
sampai
Kono
ini
Kokoro
hati
Naka
dalam
Ni
di
Dake
hanya
Daku
memeluk
Itsu
kapan
Ma
saat, waktu
Itsu no hi ka
suatu hari nanti…..